Memulai terapi adalah langkah penting bagi banyak keluarga. Pada fase awal ini, anak biasanya masih menyesuaikan diri dengan tempat baru, orang baru, dan rutinitas yang belum familiar. Karena itu, peran orang tua sangat besar dalam membantu anak merasa aman.
1. Beri Penjelasan Sederhana
Gunakan bahasa yang mudah dipahami anak. Jelaskan bahwa terapi adalah kegiatan yang membantu anak belajar hal-hal baru dengan cara yang menyenangkan. Hindari penjelasan yang terlalu panjang agar anak tidak merasa tegang.
2. Bangun Rutinitas Sebelum Berangkat
Rutinitas yang konsisten seperti tidur cukup, sarapan ringan, dan berangkat tanpa terburu-buru dapat membantu anak lebih tenang. Anak biasanya lebih mudah beradaptasi ketika situasi terasa terprediksi.
3. Fokus pada Progres Kecil
Setiap kemajuan kecil tetap berarti. Catat perubahan sederhana, seperti anak lebih mau berinteraksi, lebih tenang saat sesi, atau mulai mencoba instruksi baru. Catatan seperti ini akan membantu orang tua melihat proses secara lebih realistis.
4. Jaga Komunikasi dengan Terapis
Kolaborasi antara orang tua dan terapis akan membuat target terapi lebih jelas. Sampaikan kebiasaan anak di rumah, tantangan yang sering muncul, dan perkembangan yang mulai terlihat agar pendekatan terapi semakin tepat.
Dengan pendampingan yang hangat dan konsisten, anak akan lebih mudah membangun rasa aman dalam proses terapi. Yang terpenting, berikan waktu dan ruang bagi anak untuk beradaptasi secara bertahap.